Semangat Gotong Royong Warnai Kurban AFCO Group 2026 di Jombang
Semangat Gotong Royong Warnai Kurban AFCO Group 2026 di Jombang
previous arrow
next arrow
Dakwah

Ustadz Salim Basawad: Santri Hafidz Quran Harus Jadi Penggerak Kebangkitan Peradaban Islam

AssalamPedia.id – Momentum wisuda hafidz Al-Qur’an di Pondok Pesantren Roudlotul Quran AFCO Group di Masjid Hj. Sumiatun pesantren setempat Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, Kamis (18/6/2026), menjadi ruang refleksi mendalam tentang kondisi umat Islam di era modern.

Dalam tausiyahnya, Drs. Salim Basawad menegaskan pentingnya menghadirkan nilai-nilai Islam secara nyata dalam kehidupan, bukan sekadar identitas formal.

Dalam ceramahnya, Ustadz Salim mengisahkan perdebatan intelektual di akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20 antara ulama besar Mesir, Syekh Muhammad Abduh, dengan pemikir Prancis, Ernest Renan.

Menurutnya, saat itu Syekh Muhammad Abduh menyampaikan bahwa Islam adalah agama yang selaras dengan perkembangan modern, menjunjung keadilan, kejujuran, dan pembaruan pemikiran. Namun, pandangan tersebut ditantang oleh Renan.

“Islam memang hebat dengan Al-Qur’annya itu, coba tunjukkan kepada saya satu saja di dunia ini komunitas muslim yang menggambarkan analisa anda itu,” demikian kutipan Renan yang disampaikan Ustadz Salim.

Mempersiapkan Masyarakat yang Mampu Menegakkan Kebenaran dan Berbuat Adil

Ia melanjutkan, seratus tahun kemudian, George Washington University melakukan riset terhadap 200 negara dengan 100 indikator keislaman. Hasilnya, New Zealand dinobatkan sebagai negara paling “islami” pada periode 2016-2019, sementara Indonesia berada di peringkat 140.

Ustadz Salim menegaskan bahwa ukuran keislaman itu tidak hanya pada ritual, tetapi juga pada implementasi nilai-nilai dasar Islam seperti keamanan, kejujuran, dan kepedulian sosial.

Ia kemudian mengutip sabda Rasulullah SAW:

قال رسول الله ﷺ: «الْمُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُونَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ (البخارى)

ومن كان يؤمن بالله واليوم الآخر ، فليكرم جاره ( البخارى ومسلم).

Meneladani Makna Bulan Muharram 1448 H di Era Digital, Momentum Hijrah Spiritual dan Moral

Menurutnya, nilai-nilai itulah yang justru banyak ditemukan di negara-negara maju, meskipun mayoritas penduduknya bukan Muslim.

Ustadz Salim juga mengutip pernyataan Syekh Muhammad Abduh saat melakukan lawatan ke Prancis.

“Ketika Abduh berada di Prancis, beliau mengatakan: aku tidak melihat orang Islam di sana, tetapi aku merasakan nilai-nilai Islamnya. Dan ketika kembali ke Mesir, beliau berkata: aku melihat banyak orang Islam di sini, tetapi aku tidak merasakan nilai-nilai Islamnya.”

Ia kemudian mencontohkan kondisi di Canada yang berada di peringkat lima dalam riset tersebut. Di sana, kata dia, rumah-rumah banyak yang tidak dikunci, dan barang yang tertinggal di tempat umum tetap aman.

“Di tempat kita, kadang sandal jepit di rumah Allah pun bisa hilang,” ujarnya, disambut senyum para hadirin.

Cetak Generasi Pemimpin Qurani, Ponpes Roudhotul Qur’an AFCO Group Wisuda 23 Santri Tahfidz

Dalam tausiyahnya, Ustadz Salim juga menyinggung pertanyaan besar yang pernah diajukan ulama asal Sambas, Syekh Muhammad Basuni, pada tahun 1883 melalui majalah Al Manar di Mesir:

لماذا تأخرالمسلمين وتقدم غيرهم

(Pertanyaan: Mengapa kaum Muslim tertinggal dan non-Muslim maju?)

Pertanyaan itu kemudian dijawab oleh pemikir besar Islam, Shakib Arsalan:

١. تارك اليهود والنصارى على أدنيائهم فتقدموا، وتارك المسلمون على أدنيائهم فتأخروا

٢. Yahudi dan Nasrani meninggalkan agamanya hingga mereka maju. Sementara orang-orang Islam meninggalkan agamanya maka mereka tertinggal.

٣. الإسلام محجوب للمسلمين

٤. Islam dihalang-halangi kemajuannya oleh orang Islam itu sendiri.

Di akhir tausiyahnya, Ustadz Salim menegaskan bahwa para santri hafidz Qur’an yang telah dipersiapkan di Pondok Pesantren Roudlotul Quran memiliki aset besar untuk masa depan bangsa dan umat Islam.

Ia menyebut, keberadaan lembaga tersebut merupakan amal jariyah yang besar bagi para pendirinya, termasuk Agung Wicaksono dan Samiono Abdullah.

“Dari sinilah kita berangkat untuk mengukir peristiwa besar di masa depan. Ini adalah jariyah yang akan terus mengalir tanpa henti,” pungkasnya.

وماتوفيقى إلابالله عليه توكلت وإليه أنيب.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement