Semangat Gotong Royong Warnai Kurban AFCO Group 2026 di Jombang
Semangat Gotong Royong Warnai Kurban AFCO Group 2026 di Jombang
previous arrow
next arrow
Dakwah

Berpihak kepada Kebenaran, Kisah Semut dan Nabi Ibrahim AS yang Dibakar Raja Namrudz

AssalamPedia.id – Keberpihakan kepada kebenaran menjadi suatu kewajiban bagi orang islam. Walaupun keberpihakan tersebut, hanya berada di dalam hati mereka, tidak dalam sua tu perbuatan.

Diceritakan, ketika Nabi Ibrahim AS dibakar oleh Raja Namrudz, seekor semut membawa setetes air. Seekor binatang lain kemudian bertanya kepada semut tersebut.

“Untuk apa kamu membawa setetes air tersebut, wahai semut?”

Semut itu kemudian menjawab,

“Untuk memadamkan api yang membakar tubuh Nabi Ibrahim.”

Gelar Khalilullah untuk Nabi Ibrahim , Kisah Keteguhan dalam Keimanan

“Tahukah kamu bahwa apa yang kamu lakukan itu tidak akan menghasilkan apa-apa kecuali kesia-siaan?” ujar binatang tersebut sambil menertawakan semut.

Semut itu kemudian berkata,

“Aku tahu. Tapi dengan setetes air inilah aku menunjukkan di pihak siapa aku berada.”

Pada kesempatan yang lain, seekor cecak mendekati kobaran api yang juga tengah membakar kekasih Allah Ibrahim AS. Seekor binatang kemudian bertanya kepada cecak tersebut.

“Untuk apa kamu merayap mendekati kobaran api tersebut dan membahayakan dirimu, wahai cecak?”

Dzulhijjah Tinggal 5 Hari Lagi: Saatnya Menyambut Hari-Hari Penuh Keberkahan

Cecak itu berkata,

“Untuk meniup api yang tengah membakar Ibrahim agar semakin membara.”

“Tahukah kamu bahwa apa yang kamu lakukan itu tidak akan menghasilkan apa-apa kecuali kesia-siaan?” ujar binatang tersebut.

Cecak itu kemudian berkata,

“Aku tahu. Tapi dengan inilah aku menunjukkan dipihak siapa aku berada.”

AFCO Group Gelar Halal Bihalal dan Pengajian, Ustadz Rifky Ja’far Thalib Tekankan Pentingnya Istiqomah Pasca Ramadhan

Maka kemudian Rasulullah bersabda dalam 2 haditsnya;

Dari Ibnu Abbas RA beliau berkata, “Sesungguhnya Rasulullah SAW mencegah dari membunuh empat hewan: Semut, lebah, burung hud-hud, dan burung shurad.” (HR. Abu Dawud: 2490)

Dari Ummu Syariik Rha bahwa Rasulullah SAW memerintahkan untuk membunuh cecak. Beliau bersabda, “Dahulu cecak ikut membantu meniup api (untuk membakar) Ibrahim AS.” (HR. Bukhari: 3359)

Dari contoh 2 binatang tadi kita bisa ambil petunjuk bahwa dimana hari ini kita dituntut untuk berfikir dan bertindak bahwa sekecil apapun kita berbuat untuk membela yang benar adalah bukti bahwa dimana kita berpihak.

Sumber : amaliah.id

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement