AssalamPedia.id – Komitmen membangun budaya kerja yang tidak hanya berorientasi pada profesionalisme, tetapi juga penguatan spiritual terus dilakukan AFCO Group. Salah satunya melalui kegiatan pengajian rutin yang diikuti karyawan di Masjid Hj. Sumiatun, Sabtu (11/7/2026).
Dalam kegiatan tersebut, tausiyah disampaikan oleh Dewan Syar’i AFCO Group, Ustadz Aminuddin bin Imam Muhayi, Lc, yang mengangkat tema “Cakupan Iman kepada Allah SWT”. Materi tersebut menjadi pengingat penting bagi seluruh peserta tentang fondasi utama keislaman yang harus tertanam dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkungan keluarga, masyarakat, maupun dunia kerja.
Dalam pemaparannya, Ustadz Aminuddin menjelaskan bahwa iman kepada Allah SWT bukan sekadar pengakuan lisan, melainkan keyakinan yang harus tercermin dalam hati, ucapan, dan perbuatan. Menurutnya, langkah pertama dalam beriman adalah mengenal Allah SWT sebagai Pencipta seluruh alam semesta.
“Seorang muslim harus mengenal Allah melalui ayat-ayat-Nya, baik yang terdapat dalam Al-Qur’an maupun tanda-tanda kebesaran-Nya yang tersebar di alam semesta. Semakin seseorang mengenal Allah, maka semakin kuat pula keimanannya,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa iman juga mencakup keyakinan penuh terhadap keberadaan Allah SWT tanpa keraguan sedikit pun. Keberadaan Allah tidak bergantung pada penglihatan manusia, tetapi diyakini melalui wahyu, akal sehat, serta bukti-bukti kekuasaan-Nya yang nyata.
Selain meyakini keberadaan Allah, seorang muslim juga wajib mentauhidkan-Nya atau mengesakan Allah dalam seluruh aspek kehidupan.
“Tauhid adalah inti ajaran Islam. Allah adalah satu-satunya Tuhan yang berhak disembah, tidak ada sekutu bagi-Nya,” terang Ustadz Amin.
Dalam kajiannya, ia juga menegaskan pentingnya mengimani seluruh nama-nama dan sifat-sifat Allah sebagaimana yang dijelaskan dalam Al-Qur’an dan hadis sahih. Menurutnya, setiap nama dan sifat Allah mengandung pelajaran yang dapat memperkuat keimanan seorang hamba.
“Ketika kita memahami bahwa Allah Maha Pengasih, Maha Mengetahui, Maha Mendengar, dan Maha Kuasa, maka akan tumbuh rasa cinta, harapan, sekaligus ketundukan kepada-Nya,” katanya.
Lebih lanjut, Ustadz Aminuddin menjelaskan bahwa konsekuensi dari tauhid adalah mengarahkan seluruh bentuk ibadah hanya kepada Allah SWT. Mulai dari salat, doa, zikir, nazar, hingga penyembelihan hewan kurban harus ditujukan semata-mata untuk mencari ridha Allah. Ia mengingatkan bahwa Islam melarang segala bentuk peribadahan yang ditujukan kepada selain Allah.
“Berdoa kepada selain Allah, menyembelih untuk selain Allah, bernazar kepada selain Allah, atau meminta pertolongan dalam perkara yang hanya mampu dilakukan Allah merupakan perbuatan yang bertentangan dengan prinsip tauhid,” tegasnya.
Menurutnya, seorang muslim harus menjadikan Allah sebagai satu-satunya tempat bergantung, berharap, dan bertawakal dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan.
“Cinta, takut, harap, dan tawakal harus ditujukan kepada Allah. Ketika seseorang menggantungkan seluruh hidupnya kepada Allah, maka hatinya akan lebih tenang dan tidak mudah goyah oleh berbagai ujian,” jelasnya.
Kegiatan pengajian rutin setiap hari Sabtu tersebut berlangsung khidmat dan mendapat antusiasme dari para peserta. Selain menjadi sarana memperdalam ilmu agama, pengajian juga menjadi wadah pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai spiritual di lingkungan AFCO Group.




Comment