Dakwah

Mengenal Bulan Safar, dari Pernikahan Nabi hingga Perang Pertama dalam Islam

(FOTO: Ilustrasi AI)

AssalamPedia.id — Dalam kalender Hijriah, setiap bulan memiliki makna dan jejak sejarah tersendiri. Salah satunya adalah bulan Safar, bulan kedua dalam penanggalan Islam yang menyimpan banyak peristiwa penting, mulai dari masa Rasulullah ﷺ hingga masa sahabat dan setelahnya.

Penamaan Safar sendiri memiliki akar sejarah yang menarik. Menurut Ibnu Mandzur dalam Lisânul ‘Arab, nama ini berasal dari kata isfār yang berarti kosong. Dikatakan bahwa di bulan inilah penduduk Makkah biasa bepergian jauh, sehingga kota menjadi kosong ditinggal warganya.

Seperti dikutip di website resmi NU Online, Tak sekadar penamaan, bulan Safar juga sarat makna dalam perjalanan sejarah Islam. Dalam karyanya Mandzûmah Syarh al-Atsar fî mâ Warada ‘an Syahri Shafar, ulama asal Hadramaut, Habib Abu Bakar al-‘Adni, mencatat setidaknya ada empat peristiwa penting yang terjadi di bulan ini:

1. Pernikahan Rasulullah dengan Khadijah. Sebelum kenabian turun, Rasulullah ﷺ menikah dengan Sayyidah Khadijah al-Kubra di bulan Safar, menandai awal perjalanan rumah tangga yang penuh keteladanan.
2. Pernikahan Fatimah Az-Zahra dengan Ali bin Abi Thalib. Di bulan yang sama, Rasulullah ﷺ juga menikahkan putri tercintanya, Fatimah, dengan sahabat terdekat beliau, Ali bin Abi Thalib. Pernikahan ini menjadi simbol kesederhanaan dan keberkahan dalam rumah tangga.
3. Hijrah Rasulullah dari Makkah ke Madinah. Momen bersejarah ini juga dimulai pada akhir bulan Safar. Saat itu, Rasulullah dan Abu Bakar bersembunyi di Gua Tsur sebelum melanjutkan perjalanan menuju Madinah, menandai babak baru dalam sejarah dakwah Islam.
4. Perang Abwa: Perang Pertama dalam Islam. Perang ini merupakan ekspedisi militer pertama yang dipimpin langsung Rasulullah ﷺ dan terjadi di bulan Safar. Meski tak terjadi pertempuran besar, ekspedisi ini menjadi simbol awal kekuatan Islam yang mulai terbentuk secara militer.

Tak hanya itu, sejarah mencatat sejumlah peristiwa penting lain yang juga terjadi di bulan Safar:
* Penaklukan Khaibar, benteng Yahudi yang menjadi simbol kekuatan kaum non-Muslim di Jazirah Arab, terjadi di Safar tahun ke-7 Hijriah.
* Pengiriman pasukan Usamah bin Zaid ke wilayah Romawi atas perintah Rasulullah ﷺ, juga dimulai pada bulan ini, hanya beberapa hari sebelum wafatnya beliau di tahun ke-11 Hijriah.

AFCO Group Gelar Halal Bihalal dan Pengajian, Ustadz Rifky Ja’far Thalib Tekankan Pentingnya Istiqomah Pasca Ramadhan

Keseluruhan rangkaian peristiwa ini menjadi bukti bahwa bulan Safar bukanlah bulan sial sebagaimana diyakini sebagian orang zaman dahulu. Justru, Rasulullah ﷺ secara aktif melakukan kegiatan penting dalam bulan ini, seolah ingin menepis anggapan negatif masyarakat Jahiliah kala itu.

Sebagai umat Islam, mengenal peristiwa-peristiwa bersejarah di bulan Safar merupakan langkah awal untuk memahami perjalanan umat terdahulu. Dengan menelusuri kembali catatan sejarah, kita bisa mengambil pelajaran berharga dan meneladani sikap para pendahulu dalam menghadapi perubahan zaman.
Wallahu a’lam.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement