AssalamPedia.id – Ceramah tentang tanda-tanda kiamat dan persiapan menghadapi hari akhir disampaikan Ustadz Usman dalam pengajian rutin menjelang buka puasa di Masjid Baidhowi, Desa Balong Besuk, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Selasa (3/3/2026).
Kegiatan yang digelar setiap bulan Ramadhan oleh AFCO Group tersebut dihadiri sejumlah jemaah dari berbagai kalangan. Suasana khidmat terasa saat Ustadz Usman mengajak umat Islam meningkatkan iman dan takwa sebagai bekal menghadapi kehidupan setelah dunia.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Usman menekankan bahwa pembahasan tentang kiamat bukan untuk menimbulkan ketakutan, melainkan sebagai pengingat agar manusia memperbaiki kualitas ibadah kepada Allah SWT.
“Kita tidak tahu kapan hari kiamat tiba. Yang terpenting adalah bagaimana kita mempersiapkan diri dengan memperbaiki ibadah dan memperkuat ketakwaan,” ujarnya di hadapan jemaah.
Ia juga mengisahkan salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW yang bertanya langsung tentang kapan datangnya hari kiamat. Namun Rasulullah SAW justru menekankan pentingnya kesiapan amal, bukan sekadar mengetahui waktunya.
Menurut Ustadz Usman, bulan suci Ramadhan menjadi momentum terbaik untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak doa, serta berharap syafaat Nabi Muhammad SAW di hari akhir kelak.
Dalam ceramahnya, Ustadz Usman turut menyampaikan hadis tentang tujuh golongan yang akan mendapatkan naungan Allah SWT pada hari kiamat, saat tidak ada lagi tempat berteduh di Padang Mahsyar.
Tujuh golongan tersebut antara lain:
1. Pemimpin yang adil – Setiap manusia pada dasarnya adalah pemimpin, minimal bagi dirinya sendiri, sehingga dituntut berlaku adil.
2. Pemuda yang tumbuh dalam ketaatan kepada Allah SWT – Generasi muda yang memanfaatkan masa mudanya untuk ibadah.
3. Seseorang yang mengingat Allah saat sendiri lalu meneteskan air mata – Ia menyesali dosa-dosanya dengan penuh keikhlasan.
4. Orang yang hatinya terpaut pada masjid – Selalu rindu dan dekat dengan rumah Allah.
5. Dua orang yang saling mencintai karena Allah – Bertemu dan berpisah semata-mata karena keimanan.
6. Laki-laki yang diajak berzina oleh wanita namun menolak karena takut kepada Allah – Mampu menjaga kehormatan dan ketakwaan.
7. Orang yang bersedekah secara sembunyi-sembunyi – Hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan tangan kanannya.
Ustadz Usman menegaskan, golongan-golongan tersebut bukan hanya untuk kalangan tertentu, tetapi terbuka bagi siapa saja yang berusaha memperbaiki diri dan istiqamah dalam kebaikan.
“Ramadan adalah waktu terbaik untuk melatih diri menjadi bagian dari golongan yang dirindukan surga,” tuturnya.
Pengajian menjelang buka puasa ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan keagamaan AFCO Group selama Ramadan di Jombang. Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat spiritualitas masyarakat serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya mempersiapkan bekal menuju kehidupan akhirat.

Comment