AssalamPedia.id – Ustadz Sandi Fredy Yulianto mengupas tuntas fadhillah (keutamaan) puasa dan dasar perintah berpuasa bagi umat Muslim di Indonesia pada pengajian rutin bulan suci Ramadhan yang digelar oleh AFCO Group.
Acara berlangsung di Masjid Baidhowi, Desa Balong Besuk, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Sabtu (21/2/2026) sore menjelang buka puasa.
Pengajian ini dihadiri para santri, puluhan warga sekitar masjid, serta masyarakat umum yang ingin memperdalam pemahaman tentang makna dan hikmah ibadah puasa di bulan Ramadhan.
Ustadz Sandi Fredy Yulianto menyampaikan materi dengan bahasa yang lugas dan mudah dipahami, sehingga mendapat apresiasi dari jamaah yang hadir.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Sandi Fredy Yulianto menjelaskan bahwa puasa merupakan ibadah yang bukan sekadar menahan lapar dan haus dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari, tetapi juga menahan diri dari segala perbuatan dan ucapan yang dilarang selama berpuasa.
Menurutnya, puasa juga mendidik kontrol diri, meningkatkan kesabaran, dan memperkuat hubungan spiritual seorang Muslim dengan Allah SWT.
Pemahaman ini sejalan dengan penjelasan ulama yang menyatakan bahwa hakikat puasa adalah menahan diri dari hal-hal yang membatalkan serta menghindari perbuatan yang bisa mengurangi pahala puasa.
Lebih jauh, Ustadz Sandi menguraikan fadhilah atau keutamaan puasa dalam Islam, seperti menjadi sarana untuk meningkatkan takwa, pembentuk moral, serta penghapus dosa.
Ini sesuai dengan kajian klasik para ulama yang menjelaskan bahwa puasa memiliki peran penting dalam membersihkan hati dan menumbuhkan rasa empati terhadap sesama.
Ustadz Sandi juga menyampaikan bahwa kewajiban berpuasa sendiri memiliki dasar kuat dalam syariat Islam. Perintah puasa Ramadhan disebutkan secara tegas dalam Al-Quran surat Al-Baqarah ayat 183, yang memerintahkan umat Islam untuk berpuasa agar mencapai ketakwaan.
Ayat ini menjadi landasan utama bahwa puasa merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dijalankan bagi setiap Muslim yang memenuhi syarat.
“Puasa bukan hanya sekadar menahan lapar atau dahaga, melainkan bagian dari rukun Islam yang jika dikerjakan dengan niat yang benar dapat mendekatkan hamba kepada Allah dan menghasilkan perubahan dalam diri,” ujar Ustadz Sandi dalam kesempatan tersebut.
Pengajian yang rutin digelar menjelang buka puasa tersebut mendapat sambutan antusias dari warga sekitar dan santri. Jamaah terlihat serius mencatat dan menyimak penjelasan tentang nilai spiritual puasa, termasuk peran puasa dalam meningkatkan kualitas keimanan serta memupuk disiplin diri.
Kegiatan pengajian Ramadan seperti ini dinilai penting oleh warga karena memberikan pencerahan sekaligus menguatkan komitmen beribadah di bulan yang penuh berkah. Ustadz Sandi Fredy Yulianto sendiri dikenal sebagai penceramah yang kerap memberikan materi keagamaan yang sesuai konteks kehidupan sehari-hari.

Comment