AssalamPedia.id – Di antara nikmat besar yang diberikan Alloh kepada hambaNya adalah nikmat agama Islam.
Dengan Islam kehidupan kita tertata dan terbimbing. Dengan panduan ilahi kita mengetahui bahwa kita ini memiliki visi besar tidak hanya sekedar hidup, berkembang biak, makan, minum dan beraktivitas kemudian berakhir dengan kematian.
Tidak sesederhana itu, visi besar itu terlihat jelas dari panduan hidup orang beriman, yaitu ayat ayat dalam Al Qur an. Di antaranya adalah doa yang memandu kita agar kita mengetahui arah kehidupan di bumi ini, kemana tujuannya dan bagaimana cara menempuhnya.
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
“Ya Tuhan, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta selamatkanlah kami dari siksa neraka.” (QS. Al Baqarah: 201)
Doa ini memandu kita, bahwa visi besar kita adalah kebaikan di dunia dan di akhirat serta terbebas dari api neraka. Maka apapun yang menjadi sebab-sebab kebahagiaan di dunia dan di akhirat adalah kelaziman untuk dilakukan, kapanpun dan di manapun. Termasuk di ruang ruang khusus yang kita beraktivitas di dalamnya.
Tempat pertama adalah rumah, ini adalah pusat kehidupan pertama kita baik yang masih sendiri atau telah berkeluarga. Karena di situlah kita di lahirkan, tumbuh berkembang dan tempat kita memulai hampir seluruh aktivitas kita.
Maka kita harus menghadirkan segala hal agar kita bahagia di dalamnya, bukan bahagia semu, tapi kebahagiaan yang sejati. Bukan rumah mewah dengan perabotan mahal, tapi rumah bernuansa akhirat. Menenangkan anggota keluarga yang menempatinya.
Rumah yang tenang penuh dengan cinta dan kasih sayang. Bukan kebencian dan permusuhan.
Selanjutnya adalah tempat kerja. Di tempat ini sekitar sepertiga waktu kita dihabiskan, dengan variasi yang berbeda beda dan kondisinya yang berbeda pula. Jika kebahagian di rumah telah kita capai dengan segala usahanya atau sedang dalam proses menuju ke sana. Barangkali langkah ini lebih mudah, karena jika kita sebagai ayah, atau sebagai ibu, maka kendali sepenuhnya di tangan kita.
Yang agak berbeda adalah tempat kerja, kendali bukan sepenuhnya di tangan kita, ada di tangan pemilik usaha, direktur, manager, para staf, supervisor, dan ketua bidang atau divisi.
Maka sungguh keberuntungan yang kita dapat, ketika tempat kerja itu dipenuhi dengan orang-orang yang memiliki visi besar yang sama dengan kita terutama para pemimpinnya. Mencapai visi itu tentu akan lebih mudah, hanya perlu mengikuti arusnya, berkontribusi dalam mewujudkan dan bersabar menjalani prosesnya.
Tidak ada kebahagiaan kecuali ketika kita berada di antara orang-orang saleh, sholat di tegakkan, amar ma’ruf di lakukan, tolong menolong dalam kebaikan dan taqwa di lakukan, mendapatkan hasil pekerjaan yang halal dan thayyib, dan upaya dari tempat kerja kita untuk senantiasa mengupgrade ilmu, skill dan juga produktivitas kita.
Semoga visi besar ini wujud, di mulai dari rumah dan tempat kerja kita.
Oleh: Aminuddin bin Imam Muhayi (AIM)




Comment