AssalamPedia.id — Musim hujan kini telah memasuki berbagai wilayah di Indonesia. Hampir setiap hari langit tampak mendung, disusul turunnya hujan pada siang maupun sore hari. Di sejumlah daerah, tingginya intensitas hujan bahkan memicu banjir dan tanah longsor yang menimbulkan kerusakan serta korban jiwa.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Berdasarkan rilis terbaru, curah hujan diprediksi mengalami peningkatan menjelang libur Natal dan Tahun Baru. Cuaca ekstrem diperkirakan berlangsung hingga 9 Januari 2025.
Sebagai umat Muslim, momentum musim hujan dapat diiringi dengan memperbanyak doa, agar hujan yang turun membawa keberkahan dan terhindar dari dampak buruk atau bencana.
Berikut beberapa doa yang dianjurkan dibaca saat hujan turun:
1. Doa agar hujan membawa keberkahan
اللَّهُمَّ صَيِّبًا هَنِيًّا وَسَيِّبًا نَافِعًا
Allâhumma shayyiban haniyyâ wa sayyiban nâfi‘â.
Artinya: Ya Allah, jadikanlah hujan ini hujan yang membawa kebaikan dan bermanfaat.
Doa ini menjadi pengingat bahwa hujan adalah nikmat Allah SWT. Dengan memohonkannya, umat berharap hujan dapat memberi kesuburan bagi tanaman, membersihkan debu, serta mendatangkan rezeki bagi seluruh makhluk.
2. Doa memohon hujan yang menyuburkan, tidak berbahaya
اللهمَّ اسْقِنَا غَيْثًا مُغِيْثًا مَرِيْئًا مَرِيْعًا نَافِعًا غَيْرَ ضَارٍّ، عَاجِلًا غَيْرَ أٰجِلٍ
Allahummasqinaa ghaitsaan mughiitsaam marii-an marii’an naafi’aan ghaira dhaarrin ‘aajilaan ghaira aajilin.
Artinya: Ya Allah, turunkanlah kepada kami hujan yang lebat, merata, menyuburkan, bermanfaat, tidak membahayakan, dan segera turun tanpa ditunda.
Doa yang diriwayatkan Imam Abu Dawud ini sering dibaca agar hujan yang turun memberikan manfaat luas dan tidak menimbulkan kerusakan.
3. Doa ketika hujan sangat deras agar tidak menyebabkan banjir
اللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا ، اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالْجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ
Allāhumma hawālainā wa lā ‘alainā. Allāhumma ‘alal ākāmi wal jibāli waz zhirābi wa buthūnil awdiyati wa manābitis syajar.
Artinya: Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan tepat di atas kami. Ya Allah, turunkanlah hujan di dataran tinggi, gunung, bukit, lembah, dan tempat tumbuhnya pepohonan.
Doa ini pernah dibaca Rasulullah SAW ketika seorang sahabat mengadu bahwa hujan deras berhari-hari telah merusak harta benda dan fasilitas publik.
4. Doa saat melihat awan mendung
اللهُمَّ سَيْبَ رَحْمَةٍ وَلَا سَيْبَ عَذَابٍ
Allahumma saiba rahmatin wa lâ saiba ‘adzâbin.
Artinya: Ya Allah, turunkanlah hujan sebagai rahmat, bukan sebagai azab.
Doa ini diriwayatkan oleh Imam Ibnu Majah dan Imam al-Nasai, menunjukkan bahwa Rasulullah SAW selalu memohon agar cuaca buruk tidak membawa bencana.
Semoga rangkaian doa tersebut dapat menjadi ikhtiar spiritual kita dalam menghadapi musim hujan. Dengan berserah diri kepada Allah SWT, kita berharap setiap tetes hujan yang turun menjadi sumber kebaikan, keberkahan, dan keselamatan bagi semua. Semoga pula kita dijauhkan dari bencana dan diberikan perlindungan di sepanjang musim penghujan ini.
Sumber: NU Online

Comment